Kamis, 21 Mei 2015

Ujian

Saat bperjumpaan dengan siapa pun aku biasa saja...namun lambat laun jadi tidak terbiasa, setelah pertanyaan sudah menikah? Menjadi pertanyaan wajib..
Tak pernah aku berkaitan dengan pacar-pacaran bahkan sahabatku pun enggan bercerita jikalau masalah pria yang dekat dengannya.. Dari kami berlima, akulah satusatunya yang seringkali tak tahu apa-apa tentang percintaan mereka..
Kini, Allah uji...berawal dari diskusi singkat yang kemudian semua perbincangan ternyata menjurus ke arah pernikahan..sampai pada meminta no hp..
Sampai pada pesan-pesan yang asing masuk..
Aaaa ingin katakan jangan ganggu aku, terlalu kasar dan sombong rasanya..hingga akhirnya, selalu ku coba rangkaikan kata yang baik namun ia mampu memahaminya..

Cuma mau bilang terima kasih sudah menyayangi saya, tapi..cobalah cintai Allah lebih..maka siapapun kan menyayangimu kelak, yg akan menjadi pendampingmu..siapa pun dia...

Aku selalu berdoa, Ya Allah..pertemukan aku dengan sebaik-baik imam...yang mengantarku menuju jannah Mu..yg mencintaiku krn cintanya pada Mu..

Senin, 04 Mei 2015

Mereka harapan bangsa..

Allahuakbar....
Ketenang hadir disini, kebersamaan, canda tawa dan keindahan Nya...
Siapa blg tak ada lagi tempat bermain anak2? Di aceh utara tepatnya sawang menjadi tempat pembuktian...disana kan kau temukan sore hari milik bersama..
Anak2 berkumpul dan bermain bersama...tak perlu uang utk membeli CD, membayar internet game online, ataupun perlengkapan utk bermain..kau hanya perlu hadirkan diri dan sebuah bola disana...di hamparan sawah yg gagal panen, berkumpul bersama para gembala yg sedang makan rumput.Tawa dan canda yang lepas kan menghantui diri...aaah alam ini begitu bersahabat....menjadikan kami dalam satu tempat, bersama berlari sesuka hati, bahkan berguling-guling tanpa khawatir..
Inilah sawang, tempat para harapan bangsa memaknai hidupnya,, menjalankan hidupnya, berjuang dalam kesyukuran...bersama-sama...

Rabu, 22 April 2015

Aksi demonstrasi

Hidup Mahasiswa!!
Semboyan itulah yang kembali membakar semangat idealisme mahasiswa.Masih melekat dalam ingatan kita bagaimana mahasiswa membawa perubahan di era 1985 silam.. Tak sedikit darah menjadi bayaran atas perjuangan mahasiswa membela bangsanya, membela masyarakat dari kesewenang-wenangan kaum elit politik. Perubahan dari pergerkan mahasiswa, dari aksi demonstrasi hingga advokasi pun dilakukan. Itulah mahasiswa yang memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Kini, apakah gerakan mahasiswa? Banyak mahasiswa yang berdatangan ke kampus membawa buku dalam tas, tapi apakah mereka mengetahui permasalahan rakyat? Tak banyak kini orasi dalam demonstrasi kita dengar, apakah itu tanda negeri kita sudah bebas dr kesewenang-wenangan kaum elit?
Banyak kini lulusan dengan ip memuaskan, banyak yang ingin menjadi dokter..  apakah bangsa ini sudah terdiri dr masyarakat berpendidikan?
Muncul berbagai pertanyaan dalam benak.

Mahasiswa!! Hidup Mahasiswa!! Masihkah iya menggema dalam kata penuh makna..masihkah terdengar bersuara dengan lantang? Pada mahasiswa, masyarakat berpendidikan.. Apakah kini kau telah malu untuk turun ke jalan lalu mengatakan smua itu sia-sia.
Mahasiswa, nama itu begitu indah kau sandang. Aku khawatir kau lupa akan gelar mahasiswa..gelar yang telah membawa Indonesia dalam perubahan besar. Masih setia kah untuk berbuat untuk bangsamu? Untuk hati yg manusia? Utk idealisme yang selalu engkau bawa sebagai mahasiswa.

Orasi dan demonstrasi adalah salah satu sarana perubahan kala itu. Namun sayang, kini hal itu sdh berubah.. Ada yg salah menggunakan demonstrasi, dan ada yang memandang demonstrasi suatu hal yang memalukan dan kesia-siaan..
Semangat juang!!
Aku kasian pada mereka yang belum mmahami makna mendalam dari aksi, dari sebuah penyampaian aspirasi. Jika tak bergabung mengapa harus mencaci. Memberi caci pada mereka yang punya nurani memperjuangkan keadilan..Jika kau punya nyali dan sumbangsih, cukup berbuat dan tunjukkan ..tanpa menghakimi. Semua berawal dari doa, tapi kami tak mau hanya menjadi ahli doa...selain doa, perlu ada aksi nyata sebagai pengorbanan akan cinta..dan kami tdk masalah akan hal itu, kami rela..

Palestina merdeka!!!
Aksi palestina merdeka, hanyalah bentuk kecil penyadaran kpd dunia bahwa kami peduli dan mendukung palestina..
Selain itu, bantuk doa yang tak kan terputus untuk saudara kami di palestina.

Jika aku engkau tanya..Aku tdk pernah diminta utk lakukan aksi, tapi kami sadar bahwa doa kami perlu didukung dengan usaha kami..aku tak ingin hanya berdoa sendiri, aku dan kami ingin sadarkan muslim dan hati nurani dunia bahwa Palestina harus bebas dari penjajahan.
Mungkin baru itu yang bisa kami lakukan kini...
Itu yang kami lakukan, kamu?

Teruntuk yang memiliki pertanyaan ngapain sih aksi2 palestina ..

Selasa, 24 Maret 2015

ACEH

Menjalani hari ke-2 di lhoksukon, memiliki kesan tersendiri. Tinggal di salah satu wisma, yg cukup nyaman namun mmg lingkungan yang kurang mendukung. Hotel tdk dekat dengan pemukiman ramai masyarakat berkumpul sehingga menetap di kamar menjadi pilihan.
Setelah menghubungi beberapa orang, bersyukur ada uluran tangan yang menyambut kami. Seorang gadis yang merupakan penduduk asli lhoksukon datang berkunjung dan kami pun berbincang-bincang. Setelah percakapan kami mengenai maksud.dan tujuan kami mendatangi lhoksukon, kaki ini pun melangkah menuju rumah iin.Selama perjalanan, kuperhatikan dengan seksama lingkungan sekitar. Seketika terlihat banyak anak-anak yang sedang bermain, nampaknya PHBS perlu menjadi perhatian. Setelah itu aku masuk ke rumah membantu iin yang sedang mempersiapkan acara maulid. Dipersiapkan 5 kotak untuk dibawa ke masjid, masing2 kotak terdiri atas nasi yang diberi garam dan dibungkus khusus, ayam dan lauk pauk yang dibungkus plastik, buah, krupuk dan minum. Makanan yang lengkap.
Tak ingin ketinggalan, maka kami pun pergi ke masjid bada magrib. kami pun melihat ternyata sdh dipadati banyak orang. Acara pun dimulai, ceramah dan dilanjut dengan zikir. Ceramah dicampur antar bahasa indonesia dan aceh, sehingga kurang mampu memahami makna ceramah tersebut.
Merasa terkesan dengan budaya membawa makanan dan usai acara selesai dilanjutkan dengan membagikan makana dan makan bersama-sama. Jadi intinya adalah saling tukar menukar makana.

Kamis, 19 Maret 2015

Tentang kesan pertama Aceh

Serambi mekah sebutan negeri ini.
Aceh yang terlihat ternyata tak seperti yang dibayangkan, aceh ternyata memiliki ciri khas tersendiri..ya sedikit banyak menerapkn sistem Islam. Berjalan berdua menjadi masalah, wanita memiliki batas jam malam utk beredar di luar. Memasuki masjid wajib menggunakan busana muslim.Kota Banda aceh tepatnya, menjadi tempat persinggahan pertama yg memberikan first impression utk kami, jarang angkutan umum, jalan yang asri dan situasi yang tenang. Kita pun akan banyak menemukan gadis berbusana muslim. Wah aku semakin kagum setelah mendengar bahwa ada dewan syariah yang patroli untuk mengawasi. Hukum-hukum itu tidak ditulis, namun terbasakan dari norma masyaakat sendiri.

Namun dibqlik itu, Aceh memiliki permasalahan yang berbeda dari kota bebas lainnya. Aceh memperoleh ancaman dari pihak eksternal maupun.internal sendiri. Program Kristenisasi pun menjadi maslah yang sedang dihadapi. Tapi Aceh memiliki prinsip yang kuat, punya nilai-nilai Islam yang terus dijunjung, maka tidak ada rasa takut selama masyarakat punya Tuhan..punya.Allah sebagai pegangan mereka.

Untuk kesan pertama kepada Aceh, serambi mekah cocok disematkan untuk kota yang begitu bersahaja ini.

Senin, 16 Februari 2015

Saat hati berkecamuk

Perasaan campur aduk yang membuat hati berkecamuk, mata berkaca-kaca...
Pada Mu Rabb ku, aku meminta kekuatan untuk tetap tegar dan diberikan keistiqomahan untuk terus berada dalam kerja-kerja dakwah.
Ini adalah kali kedua aku akan meninggalkan ribuan kisah indah di tepat aku pernak menaruh jejak-jejak langkah..dimana hati ini telah begitu cinta, hingga akhirnya...Allah pun menjaga rasa cinta ini agar kadarnya tetap terjaga..Tak melebihi cintaku kepada Nya...
Aku akan terus mencintai setiap kesempatan langkah-langkah yang Allah berikan.

Selasa, 03 Februari 2015

Tentang kecewa

Hari ini tepat pembagian hasil ujian tahsin. Siti ini memang punya kebiasaan buruk, gabisa sdikit berbohong menutup bad mood nya ...ya aku sedih dengan nilai ku, tak maksimal dan sedikit membuat malas belajar...
Ketika itu, aku sama sekali tidak mempersiapkan ujian, ya tentu hasilnya seperti ini.
Setidaknya ini jadi cambuk untuk perbaiki diri.