Berapa banyak yang kutahan sendiri, berapa banyak yang kusimpan sendiri, berapa banyak aku merasa terseok seok untuk bertahan hidup. Tadinya tak paham kenapa kalau ada yang meninggal seringkali disebut Allah lebih sayang, ya karena mungkin itu salah satu jalan melepas kelelahan panjang hidup di dunia. Hidupku baik, sangat baik tapi rasa lelah itu terus hadir. Luka yang seringkali jadi trauma yang hilang dan timbul tanpa bisa ditebak bahkan kadang tak mampu dikendalikan. Satu satunya alasan adalah karena bunuh diri itu dosa! Selebihnya aku menjalani hari hari dengan survive dari satu hal menuju hal lainnya, dari satu hari menuju hari lainnya. Padahal secara sadar aku pun belum siap pulang, amalku terlalu kopong, terlalu ringan untuk citaku bertemu Rabb dan nabi di Surga.
Setiap yang terjadi menjadi warna hidup yang pada akhirnya selalu menjadi pelangi yang indah..pelangi ini akan menginspirasi banyak insan..
Jumat, 01 Mei 2026
Rabu, 18 Maret 2026
Rasa yang Tak Diketahui Siapapun
Kukira sudah waktunya meninggalkan blog ini, ternyata aku masih butuh ruang untuk menuliskan rasa-rasa yg tak nyaman. Nanti mati ku akan seperti apa ya? Adakah yg akan dgn tulus hadir mengantarkan dan mendoakan? Adakah kebaikan yg tertinggal, adakah orang2 yg akan mengingat kenangan baik, adakah doa tulus melangit untuk menghiasi keindahan di kehidupan baru?
Jika masih ada kesempatan panjang untuk ku hidup mengumpulkan bekal, bagaimana kah aku akan menjalani kehidupan itu? Akankah diberi kesempatan hidup bersama manusia2 yg memberikan rasa aman, memberi ruang yg menenangkan, dan memberi ku tempat di hati terdalam. Akhirnya aku tahu kenapa ayah dulu begitu sering memuji dan bersuka cita utk setiap pencapaiianku, krn ternyata waktu ayah tdk lama bersamaku. Semua kenangan itu setidaknya pengingatku bahwa ada yg menjadikanku manusia spesial di matanya, aku tak seburuk itu. Meski sekarang semua kulalui sendiri, pencapaian kurayakan sendiri, kesulitan kuselesaikan sendiri, kesedihan kusimpan sendiri, keinginan kuwujudkan sendiri. Tanpa ada yg menanyakan are you oke? Tanpa ada yg bilang gapapa, aku temenin ya.Tanpa ada yg ingin tahu apa yg kamu suka dan tak suka. Tanpa ada yg ingin tahu seberapa besar keinginanmu utk menyerah pd hidupmu. Sampai terkadang menerka2 pertanyaan, ohh apa krn ini kalau ada yg meninggal selalu dibilang Allah lebih sayang. Karena beratnya kehidupan yg akhirnya membawamu ingin pulang.
Tak pernah terkoneksi
Bukankah kamu sudah tau, kalau kamu mmg tidak dianggap menjadi bagian dari rumah itu. Kenapa masih harus sedih? Bukankah kamu sebelumnya juga sudah menyadari arti dirimu disana, knp masih sedih. Bukankah kamu sudah benar2 sadar kalau mmg kamu tidak ada artinya? Lalu, kenapa masih berharap.
Kamu mmg tak punya siapa pun yg melihatmu dgn rasa syukur akan ada nya dirimu, tapi bukankah selama hidup mmg bukan utk dilihat atau diakui manusia?
Bukankah kamu mmg bukan siapa2, jd cukup jalani hidupmu, bahagiakan dirimu, siapkan kematianmu.
Rabu, 03 Juli 2024
Penuntut Ilmu
Siapa sangka ternyata Siti Khodijah menempuh jenjang S3. Hal yang pernah terucap ayah menjadi hal nyata.
Perjuangan semester 1, 2, 3 dan 4 bukan hal mudah.
Semester 1 sungguh excited dan bersemangat tapi menjadi tantangan utk bisa kembali belajar beradaptasi dengan orang baru lingkungan baru rutinitas baru. Semester 2 semakin terasa tekanan dan himpitan deadline, ditambah kondisi kesehatan yang sering menurun sampai akhirnya dihadapkan dengan operasi hemmoroid di hari terakhir UAS. Sem 3 diuji dengan ujian di tempat kerja dan akhirnya sama sekali tidak berprogres dan tertinggal.
Sem 4 mencoba kembali mengejar tapi langkah tidak signifikan.
Perjalanan sekolah ini sungguh memberikan banyak perjuangan pembelajaran. Semoga terlalui dgn sebaik2 perjuangan dan hasil. ALLAH ridho dan semua prosesnya diberkahi.
Kelak kalau aku Telah Tiada Baca Ini
Aku tak menyangka aku msh bisa hidup bertahan sampai kini usiaku 32 tahun.
Sejak kecil banyak periatiwa yang membuat aku menjadi langganan IGD. Klinik 24 jam sudah jadi langganan.
Sering kusembunyikan sakitku, hingga akhirnya tak kuat aku berada di puncaknya sakit dan tak bisa lagi tertutupi.
Ketika dewasa rasa sakit yang tak tertahan lbh sering hadir. Aku cuma mau bilang, ini bukan lebaynya aku tp memang aku merasakan sakit dan butuh pertolongan.
Bukan maunya aku menyusahkan ibu, tp siapa lagi yg aku bisa mintakan tolong utk mengurangi rasa sakitnya.
Kelak kalau aku telah tiada, tolong jangan remehkan orang yg sedang mengeluhkn rasa sakitnya. Jika ia bisa, tentu iya ingin melupakan rasa sakitnya dan menjalani hidup tanpa menyusahkan siapa2.
Kelak kalau dipertemukan dgn orang yg sedang sakit, tolong bantu dia dan jika tidak dpt membantu jangan lukai hatinya dgn kata2mu yang kasar dan menyudutkan.
Luka dari rahim yang sama
Orang yang ternyata merendahkanmu dihadapan teman2mu..
Orang yang ternyata tak ingin kehidupannya dimasuki olehmu...
Yang tak mengulurkan tangan saat engkau kesakitan...
Yang tak muncul wajah bahagianya saat engkau bahagia ...
Yang tak pernah peduli saat engkau bersedih...
Orang yang menjelek2an cara berpakaianmu...
Yang ternyata menyembunyikan banyak hal
Yang ternyata menghide dirimu di sosial medianya..
Dia adalah orang yang lahir dr rahim yang sama..
Sampai akhirnya aku bingung, siapa lagi yg bisa aku percaya..
Biarkan semua begini, tolong lapangkan hati ini ya Allah...
Engkau yg Maha Tahu bagaimana upayaku utk terus melapangkan hati menghadapi semua perlakuannya..
Aku memilih kematian daripada harus membenci org yg lahir dr rahim yang sama..
Aku berpura2 baik2 saja, walau berkali2 tersayat2...luka yg teramat sering tapi berusaha kutepis dgn berkata, mgkn krn aku jg bukan saudara yg baik...
Kuserahkan diriku dlm penjagaan Mu .
Jauhkn jika mmg dekat mmbuat permusuhan dan kebencian, tp jgn pernah jauhkan aku dr ibuku...
Aku menjadi adik yg sering tak dianggap,
Aku juga menjadi kakak yang sering tak dianggap..
Tapi aku berusaha berdamai dgn itu...
Yang aku tahu ayah dan ibuku mmberiku kasih sayangnya dgn sangat baik...
Ketika semuanya menjauh dan hilang, aku tahu Allah satu2nya yang Tetap menjadi tumpuan.
Sabtu, 13 April 2024
Ujian menjadi anak tengah
Menjadi anak tengah dan kesabarannya..
Kalau seringkali yang dirasa paling tangguh adalah anak pertama, yg dirasa paling disuruh ditumpu adalah anak bungsu...lalu anak tengah? Anak ketiga dari 4 bersaudara.
Kesabaran yang terus diulang utk dipertahankan, kala jadi kakak tak dianggap jadi adik tak dianggap.
Jadi kakak diingat karena butuhnya saja, jadi adik diingat karena bisa disuruhnya saja.
Dianggap pembangkang, padahal tak pernah didengar.
Dianggap maunya sendiri karena apa2 memang terbiasa dibiarkan sendiri.
Dibilang harus menghormati yg lebih tua, dibilang harus sayang dan mengalah pada adiknya..tapi aku tak pernah mendapatkan itu.. jd kakak paling kecil jd adik paling dewasa. Rasanya? Kayak pemain figuran yg hanya sesekali dianggap ada.
Tapi aku selalu berusaha dan berupaya jd pemain utama dalam kisahku sendiri..Aku bersabar pada posisi ini, tp takut tak mampu bertahan lebih lama lagi akhirnya meledak.
Jadi anak tengah mmg tak menjadi perhatian, bahkan mgkn terasingkan. Katanya kalau bukan dari pintu sabr dari mana lagi surga tempatku masuk, utk seorang pendosa dan yg amalnyaterbatas seperti aku ini.
Di rumah yg aku tak punya hak, tak punya suara, tak punya ruang utk mengekspresikan inginku. Tak punya rumah tangga yg bisa kususun dgn cara dan inginku aku terus bertahan dalam sabar hingga kelak ada imam yg menarikku mmabngun rumah impian bersama. Entah di bumi atau di akhirat Nya kelak.
Jika hangatnya kakak dan adik tak kudapatkan sebagai anak tengah mungkin kehangatan sbg hamba Nya yg akan ku dapatkan sebagai harapku dalam sabarku yg kuperpanjang.
Tak kusesali menjadi anak tengah, mgkn itu ujian yg hrs dihadapi sbg anak tengah. Dimanapun posisinya msg2 punya ujiannya, punya ruang lemah dan ingin menyerah. Tapi bisakah kita sedikit menghargai posisi posisi perjuangan masing2 dengan tetap saling menghargai perannya.
Anak tengah yang kehilangan arah, namun meyakini Rabb nya tak kan hilang meninggalknmya sendiri pada setiap momen kesendiriannya.
Berbuat baik kepada orang lain mmg lbh mudah dibandingkan berbuat baik pada saudara sendiri.
Semoga ada kebaikan2 yang hadir menyirami perjuangan2 sabar melawan suara2 ini, ada kesabaran yg mengamkan dari pertengkaran, ada kondisi yg membuat jarak aman hingga tak ada perselisihan. Semoga aku diberikan rasa sabar atas apa2 yg mmbuat tak nyaman. Manusia lemah ini bertahan sama husnul khotimah menjemputnya.
Rabu, 23 Agustus 2023
Menjadi Ketua..
Berapa banyak catatan perjalanan yang membuatku menemukan sisi lain dunia pendidikan.
Semenjak menjadi ka prodi dipertemukan dengan orang2 yang Subhanallah menguras emosi, yang tak menghargai saat orang berbicar, yang tak pernah mengucapkan maaf saat salah, yang mengintimidasi, yang playing victim, yang tak punya unggah ungguh, yang tak tahu malu, yang tak bisa berterima kasih, yang lainnya..Berada di posisi ini menyadarkan bahwa berada
dinlingkungan yang bukan aku banget.. hidup bagi mereka persaingan, dan asas manfaat. Saat mereka butuh mereka akan manis, saat mereka tdk butuh tampak lah belang aslinya. Saat ada prestasi banyak hati2 yg panas. Setiap hari menguatkan diri bertahan dan bekerja hanya utk Allah..sambil meyakinkan diri bahwa kelak aku punya tempat yang lebih baik. Perlakuan kalian tak akan pernah aku lupa, tapi siapa2 kalian akan aku cb lupakan.. semoga tdk dipertemukan lagi dgn perlakuan2 mereka, dan semoga masih bisa melapangkan diri utk sabar..
Perlakuan kalian akan berbuah manis utk ku, aku yakin kelak semua kepahitan yg cb kalian berikan akan menjadi akhir yg manis. Aku percaya. Pada saat itu, kita sdh tdk berhubungan lagi.
Terima kasih atas perlakuan kalian orang2 pintar...Allah melihat setiap peluh yg aku lalui, setiap goresnya dan lukanya..aku diam dan kusimpan tapi doaku tak henti ku langitkan..jauhkan dari mereka..
Sabtu, 10 Juni 2023
Aku sudah lelah dan ingin menyerah
Katanya menuliskan kesedihan dan hal buruk hanya akan menarik energi negatif dan menjadikannya kenyataan.
Ya Allah aku benar2 adh lelah dengan semuanya. Tapi aku bersyukur pernah ada ayah yg membuatku berarti ada di dunia ini. Saat ini semua seakan menekanku berkata bahwa aku tak dihatapkan di dunia ini .aku si biang kerok, aku yg bisa mereka lukai berkali2 aku yg sering kali diremehkan dan diacuhkan. Sampai kematian seringkali terlintas di kepalaku sbg jalan keluar.
Ya Allah aku tak tahu brp byk bekalku sudah cukupkah utk dipertemukan dgn Rasul, tapi seperti blm ada seujung kuku. Aku msh hrs mengumpulkn, tp aku jg sdh tak sanggup melihat hari2 ku yg selalu ditusuk berkali2 hibgga ingin lari pun entah kemana, ingin berkata pun hanya bisa diam, aku ....bolehkah meminta pulang...
Remuk hancur diperlakukan tak berarti, mudah saja mereka melukai, lalu meminta dibantu kala sulit, mudah saja seperti manusia yg tak ada..aku lelah dan ingin pulang...
Rabu, 29 Maret 2023
hidupku atau matiku yg lbh baik, ku serahkan pada Mu
Allah Rabb ku...
Aku tak punya siapa2 yg selalu ada menemaniku kecuali ibuku..
Yg merasa bahagia atas kebahagianku dan merasa sedih atas susah dan sakitku. Beliau amat berarti, tolong jaga ibuku, ku titipkan ibu pada sebaik2 penjagaan Mu. Mohon ampunku pada Mu Rabb..mgkn aku bukan manusia yg baik.
Mereka bilang apa yg kudapatkan hr ini adalah buah pribadiku, maaf aku tak dpt menerimanya 100 persen krn aku tak mau sepenuhnya menyalahkn diri ini, aku sdh hancur dan tak mau semakin hancur. Aku ingin menyemangati diri dan berterima kasih pd diri ini yg mau berjuang dan bertahan. Diam cukup jd jalanku skrg. Keramaian yg penuh dgn kepura2an..keramaian yg penuh kepalsuan membuatku lelah dan tak bisa percaya.
Bahkan dari rahim yg sama pun belum tentu mau menerima diri ini.
Aku bersyukur msh ada 1 orang yg mau menerima kurang dan bahagiaku.
Ya Allah, aku mmg manusia yg punya banyak kekurangan, tapi tolonglah aku yg kini jg sedang dihantam habis2an.
Aku hanya bisa diam dan sesekali mempertahankan diri karena kalau bukan diri ini siapa yg bisa menjaga dr terjangan jahatnya dunia.
Allah, jika hidupku adalah baik tolonglah hamba utk dpt menjadikan hidupku sbg sebaik2 bekal. Tapi jika matiku lebih baik tolonglah hamba utk dimatikan dalam sebaik2 amal.
Dari aku yg terluka, yg menangis sendiri di setiap malam, yang amat rindu didekap kuat, lalu dibisikan gapapa semuanya akan baik2 saja..
Tolong aku ya Allah, tolong aku...
Jumat, 06 Januari 2023
Untuk Aku
Aku yg menyeka air mata, merasa bukan bagian dr mereka. Ternyata begini rasanya, ada tapi bagaikan tak ada. Eh bukannya sdh biasa? Aku lelah menyalahkn diri, menghakimi diri ini bahwa akulah yg salah. Aku mencoba mengabaikan bisikan itu.. biarkan aku menangis mengadu pada Rabb bahwa aku sedang tidak baik2 sjaa..entah itu karena salah ku atau bukan.
Aku yg lemah ini mmg hanya bs mengadu kepada Rabb.. Aku ingin sekali rasanya dipeluk, menangis sampai air mata habis.. tapi pelukan ini ku bayangkan saja dlm bentuk panggilan Rabb yg kuulang2 dalam hati. Ya Allah bukan mauku punya rasa sedih seperti ini, aku ingin baik2 saja..bagaimana menghilangkanmya dan mengabaikannya.
Hati berkali2 menangis tersedu, dan menyeka air mata.
Aku tak lagi sanggup memaksa diri utk kuat, aku mmpersilahkn diri utk menangis, krn ia sdh sejauh ini bertahan.
Ternyata aaat sakit bukan hanya ttg sabar menahan sakit dan payahnya.. tp menahan sabar diabaikan, tak dianggap dan diperlakukan tak menyenangkan. Maka aku hrs sehat, krn saat sakit tak ada manusia yg bisa bertahan dengan kepayahan mu. Meski ia adalah darah dr rahim yg sama.
Mereka tdk jahat, mereka membantu..tp pd akhirnya diri sendirilah yg harus dikuatkan dan menguatkn diri menghadapi semua yg ada di dunia ini. Semoga lekas sehat dan bs kembali produktif...
Aku yg lelah di dunia, tp tak siap utk menghadapi akhirat yg blm kupersiapkan dgn maksimal.
Senin, 26 Desember 2022
Saat Sakit
Cuma umak yg memanusiakan aku yg terkulai lemah ini..
Sikap mereka bak aku ini beban hidup, tertawa terbahak2.. aku kesakitan didiamkan, umak ingin berikan yg terbaik mereka kesal..
Ya Allah tolong jaga hati ini...
Biarpun diperlakukan seperti itu tetap bisa menjaga dr perasaan marah..krn darah daging pun tak berarti mereka bisa menerima di kala kita dlm kondisi terpuruk.
Allah, aku pasrahkan hidupku...jika ini bagian dr cara Mu membuatku semakin dekat kepada Mu.
Ya Allah, aku mmg selalu terasing di keluarga ini, tp smg tidak di hadapan Mu..
Jumat, 07 Oktober 2022
Sungguh kekecewaan hadir dari harapan kepada selain Nya
Satu per satu apa yg ayag bilang dan nasihati terjadi..Menjadi anak tengah ya memang begini, harus kuat dan mandiri. Aku yg tak pujya hak suara dan tak punya kuasa. Entah ada harapan2 apa yg akhirnya aku kecewa. Aku disadarkan tentang hidupmu adalah ttg Engkau berjuang dr hari ke hari, ttg apapun yg melekat pd diri sejatinya mmg bukan milikmu, ttg hidup di dunia dgn seberapa banyak org di sekeliling mu sebagai saudara teman atau kerabat pd akhirnya kamu mmg hrs berjuang sendiri, saat sakit pun kamu hrs siap ditinggalkn. Terkadang ada rasa takut, hari esok akan ada apa lagi. Tapi rasanya seperti aku tak percaya saja pd Maha Baik nya penjagaan Nya. Sunggu aku belajar tak boleh sedikit pun berharap pd manusia, sekalipun itu darah daging yg melahirkan atau saudara kandung. Karena kecewa mu akan lbh dalam krn harapan yg ternyata tak sesuai realita. Aku hanya bisa berdoa dan berharap diberikan kekuatan dan kesabaran. Terkadang meminta pulang karena lelah rasanya menjadi pura2 kuat setiap harinya. Tapi lalu tersadar, siapa aku...bekal tak ada tp meminta pulang ke surga.
Dekap aku ya Rabb, aku yg tak mampu tanpa pertolongan Mu.. aku yg tak tahu hrs bgmn dan kemana. Aku hrs jalani hari hari ku di dunia dgn baik2 saja. Aku pernah Engkau berikan seorang ayah yg mnjdkn aku bak tuan putri, kini aku pun hrs bersyukur dan berjuang meski kondisi telah berbeda. Aku pejuang yg smg setiap lgkh dlm perjuangan ini hanya jalan menuju Mu ya Rabb. Jika lelah, perih dan sedihku ini ternyata bagian dr pertolongan Mu utk pulang ke rumah, aku ridho, aku ikhlas.. tp tolong kuatkan sabar dan solat ku agar aku bs terus bangkit menjalani hari ku dgn sebaik2 prasangka..
Sabtu, 16 Juli 2022
Semua yg akhirnya membuatku rindu Ayah
Bolehkah ayah hadir sebentar aja di mimpi siti.. sebentar aja melepas rindu, nasihati siti yah..
Ayah ...
Rindu ayah...
Minggu, 26 Juni 2022
Jika kelak aku telah bergelar almarhumah
Gelar yang pasti dan tak bisa dihindari..
Sebagai manusia kita akan dipertemukan dengan sebutan almarhum..
Kelak ketika waktu itu tiba, semoga banyak tangan menengadah memohonkan apunan untuk dosa2ku..
Menengadah menjadi saksi atas amal2 yg dpt menolongku..
Kelak jika masa itu tiba, pada tangan2 yg belum sempat kuraih,
Pada sahabat2 yg belum tertunaikan janji ku semoga semua ikhlas hingga tak ada lagi hutang yg tertagih di akhirat..
Kelak saat tiba masanya..
Semoga semua ttp melanjutkan hidupnya dengan baik,
Menyebarkan hal baik
Menutup rapat segala aib...
Kelak ketika masa itu tiba,
Semoga robithoh tetap terjaga
Melambung tinggi ke Arsy Nya..
Hingga kelak dipertemukan dan dikumpulkan kembali fi Surga..
Kelak ketika masa itu tiba..
Ku titipkan maaf dan terima kasih utk seluruh makhluk di semesta..
Dari aku yg sedang berjuang istiqomah sampai masa itu tiba..
Masa ketika aku pulang pd keadaan iman Terbaikku...
Senin, 23 Mei 2022
Menerka nerka
Aku yg mungkin tak sabar...
Ya Allah mengapa sulit meredamnya,
Rasa ingin tahu siapakah yg akan menjadi teman perjalananku menuju mengejar Surga, teman yg membawa sakinah dunia akhirat..
Apakah dia?
Apakah dia?
Katanya jodoh itu org yg punya kemiripan dgn kita..
Lalu mengapa Engkau munculkan 2 manusia yg membuat aku menerka2...
Apakah dia, mengapa keduanya punya kesamaan ...
Mengapa semakin ku ingin menutup rapat terkaan semakin aku ingin tahu mereka..
Lalu menimbang2 mana yg lebih sesuai..
Padahal Engkau lebih mengetahui, aku fak perlu menerka dan khawatir..
Aku hanya perlu bergiat menyiapkan diri, hingga tiba waktunya aku dalam sebaik2 persiapan..
Ya Allah semua yg ada dalam hati ini pastilah baik, pasti Engkau gerakkan krn ada hik.ah fi dalamnya.
Aku yg kurang sabar, masih terus menerka dan bertanya2..
Padahal aku tau, takkan ada jawaban sampai tiba takdir mempertemukan aku dan dia..
Nalar ku tak kan sampai utk menerkanya..
Mgkn ia yg tak ku sangka2 yg telah Engkau pilihkan..
Mungkin pula ia sang penghuni Surga yg telah Engkau siapkan..
Kuatkan imanku ya Rabb..
Utk sepenuhnya memasrahkan diri dalam sebuah makna Tawakal kepada Mu..
Sabtu, 14 Mei 2022
Hanya Allah
Hanya Engkau Ya Allah...
Yang tahu bagaimana rasa dan isi dada ini..
Bagaimana menahan dan diam itu tdk mudah...
Bagaimana aku mencoba menyimpan rapat, berpura2 baik2 saja..
Bagaimana dan apa yg ada di lubuk hati ini..
Bagaimana rasa ini mengganggu ketenteraman dan kenyamanan diri..
Hati ini sedang bergejolak, entah karena apa dan rasa apa ini dan bagaimana utk kembali menstabilkannya..
Hanya Allah yang tahu bagaimana aku harus bertahan, bagaimana aku melepaskan perlahan, bagaimana aku mencoba berdamai, bagaimana aku masih terus terjebak pada suatu rasa yg tak karuan.
Tapi aku pun tak perlu khawatir, krn pasti ketetapan Nya akan lbh indah...
Aku hanya perlu menjalani dengan semaksimal dan sebaik mungkin...
Untuk menghadapi rasa yg tak tahu harus ku sebut apa...
Kamis, 12 Mei 2022
Takjub
Sungguh aku takjub dengan skenario Allah yg mampu membolak balikkan hati manusia.
Aku takjub pada perasaan ini yg tiba2, entah bagaimana..
Ia muncul meski tak pernah berpapasan langsung tak menatap langsung, tak bertegur sapa, tak mengenal sama sekali..
Tapi perasaan yg Allah hadirkan ini muncul, entah ini pun bagian dr takjub ku kepada kemulian akhlak, atau takjubku pada kemuliaan org berilmu, atau takjub ku kepada seseorang yg ditangannya ada peran kemajuan Islam.
Apapun itu aku sepertinya belum seberani bunda Khadijah, saat ini memilih mengendap2 dlm diam...menunggu waktu yg tepat dengan memantaskan diri, oh mgkn ini jg cara Allah memahamkan pada diriku makna memantaskan diri.
Aku sungguh takjub dengan semua cara Allah mendidik, menasihati dan menuntun langkah ku..
Aku ridho apapub itu selagi langkahku tetap bersama Ridho Nya.
Aah rasanya setiap hari aku mengadu kepada Allah tetang rasa yg tak karuan ini..tapi kunikmati sebagai anugrah dr Allah utk mendapatkan lebih banyak hikmah, lebih banyak doa, dan lebih banyak ikhtiar.
Takdir yg mmg misteri,
Aku kadang tak sabar dengan kelanjutan esok, pdhl Allah pasti punya skenario paling menakjubkan...
Aku dan kamu menjadi kita...
Ku tunggu saja ya..
Jumat, 06 Mei 2022
Memilih Doa
Aku yg suka akan agama nya, Jatuh hati pada akhlaknya..
Tapi ada takut kalau ini pilihanku semata..
Berhari2 aku merenungi, meminta tolong kepada Allah...
Semoga Allah membimbing langkahku, menjadikan apa yg kupilih sebagai bagian ikhtiarku, bukan bentuk kepasrahan yg tak berupaya.
Aku memutuskan dan memilih utk menguatkan doa, melangkitkan doa, memperbaharui ibadah2 ku, emmperbanyak amal2ku..
Jika memang jodoh pertemukanlah Ya Allah dalam sebaik2 iman, dengan apapun cara Mu..dgn sebaik2 waktu dan tempat.
Layaknya Ali dan fatimah yg menyukai dalam diam, dalam sujud dan doa nya.
Biarlah kudekati Engkau terlebih dahulu sebelum aku dekat dengan hamba Mu.
Bissmillah, smg Allah menolongku, membimbingku dan mempersatukan 2 pribadi yg saling menyempurnakan dalam ketaatan.
Kamis, 05 Mei 2022
Adakah ini menjadi sinyal Allah?
Aku sering berbisik, memanjatkan doa dalam diam dalam hati.
Ya Allah jika boleh aku meminta pertemuan yg bagaimana sungguh ingin dipertemukan dalam majelis ilmu di masjid.
Ingin yg bagaimana? Yg tekadnya kuat dalam beramal, peduli terhadap umat dan pandai dalam ilmu agama, suka menasihati.
Siapa? Yg aku tak kenal sebelumnya begitu pun sebaliknya.
Yang pandai memaknai hidup, gigih dalam berjuang dan penyayang terhadap anak dan orang tua..
Selama perjalanan hidupku, aku pernah merasa kagum tapi tak sekomplit yg aku inginkan...Tapi kini sepertinya semua pinta itu muncul dlm sebuah pertemuan di majelis ilmu...berawal dr rasa kagum mendengar suara merdunya dlm melantunkn Quran, dalam menasihati dan dalam berkomunikasi. Aku menyangkal dan mengira ini hanya kagum sesaat, lalu sampai di hari terakhir ternyata aku blm bs move on. Rasa penasaran menghampiri sampai akhirnya aku mencari tahu tentang nya..berharap menemukan alasan bahwa mgkn ia bukan orangnya. Tapi semakin dicari malah semakin membuatku meleleh. Aah aku hanya takut ini hanyalah bisikan syaitan yg mmbuatku tak fokus dlm beribadah, tp aku jg takut bahwa ini sinyal yang Allah berikan utk aku perjuangkan.. ini kesempatan "ikhtiar" yg lebih. Tapi sejujurnya ada bbrp hal yg mmbuaat ragu, usia dan dunia yg berbeda. Setiap hari menahan tanya, dan menahan diri smg segera hilang.
Jika jodoh maka dekatkan lah Ya Rabb, jika mmg bukan tlg jauhkan,
Jika ini adalah ujian, tlg kuatkan dan lapangkan utk menerima segala ketetapan Mu..
Aku meminta jodoh yg mmg pilihan Mu ya Rabb..smg bs istiqomah memperbaiki diri hingga penantian ini mjd proses panjang yg diisi dengan kebaikan..
Langganan:
Postingan (Atom)