Jika masih ada kesempatan panjang untuk ku hidup mengumpulkan bekal, bagaimana kah aku akan menjalani kehidupan itu? Akankah diberi kesempatan hidup bersama manusia2 yg memberikan rasa aman, memberi ruang yg menenangkan, dan memberi ku tempat di hati terdalam. Akhirnya aku tahu kenapa ayah dulu begitu sering memuji dan bersuka cita utk setiap pencapaiianku, krn ternyata waktu ayah tdk lama bersamaku. Semua kenangan itu setidaknya pengingatku bahwa ada yg menjadikanku manusia spesial di matanya, aku tak seburuk itu. Meski sekarang semua kulalui sendiri, pencapaian kurayakan sendiri, kesulitan kuselesaikan sendiri, kesedihan kusimpan sendiri, keinginan kuwujudkan sendiri. Tanpa ada yg menanyakan are you oke? Tanpa ada yg bilang gapapa, aku temenin ya.Tanpa ada yg ingin tahu apa yg kamu suka dan tak suka. Tanpa ada yg ingin tahu seberapa besar keinginanmu utk menyerah pd hidupmu. Sampai terkadang menerka2 pertanyaan, ohh apa krn ini kalau ada yg meninggal selalu dibilang Allah lebih sayang. Karena beratnya kehidupan yg akhirnya membawamu ingin pulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar