Kamis, 19 Maret 2015

Tentang kesan pertama Aceh

Serambi mekah sebutan negeri ini.
Aceh yang terlihat ternyata tak seperti yang dibayangkan, aceh ternyata memiliki ciri khas tersendiri..ya sedikit banyak menerapkn sistem Islam. Berjalan berdua menjadi masalah, wanita memiliki batas jam malam utk beredar di luar. Memasuki masjid wajib menggunakan busana muslim.Kota Banda aceh tepatnya, menjadi tempat persinggahan pertama yg memberikan first impression utk kami, jarang angkutan umum, jalan yang asri dan situasi yang tenang. Kita pun akan banyak menemukan gadis berbusana muslim. Wah aku semakin kagum setelah mendengar bahwa ada dewan syariah yang patroli untuk mengawasi. Hukum-hukum itu tidak ditulis, namun terbasakan dari norma masyaakat sendiri.

Namun dibqlik itu, Aceh memiliki permasalahan yang berbeda dari kota bebas lainnya. Aceh memperoleh ancaman dari pihak eksternal maupun.internal sendiri. Program Kristenisasi pun menjadi maslah yang sedang dihadapi. Tapi Aceh memiliki prinsip yang kuat, punya nilai-nilai Islam yang terus dijunjung, maka tidak ada rasa takut selama masyarakat punya Tuhan..punya.Allah sebagai pegangan mereka.

Untuk kesan pertama kepada Aceh, serambi mekah cocok disematkan untuk kota yang begitu bersahaja ini.

Senin, 16 Februari 2015

Saat hati berkecamuk

Perasaan campur aduk yang membuat hati berkecamuk, mata berkaca-kaca...
Pada Mu Rabb ku, aku meminta kekuatan untuk tetap tegar dan diberikan keistiqomahan untuk terus berada dalam kerja-kerja dakwah.
Ini adalah kali kedua aku akan meninggalkan ribuan kisah indah di tepat aku pernak menaruh jejak-jejak langkah..dimana hati ini telah begitu cinta, hingga akhirnya...Allah pun menjaga rasa cinta ini agar kadarnya tetap terjaga..Tak melebihi cintaku kepada Nya...
Aku akan terus mencintai setiap kesempatan langkah-langkah yang Allah berikan.

Selasa, 03 Februari 2015

Tentang kecewa

Hari ini tepat pembagian hasil ujian tahsin. Siti ini memang punya kebiasaan buruk, gabisa sdikit berbohong menutup bad mood nya ...ya aku sedih dengan nilai ku, tak maksimal dan sedikit membuat malas belajar...
Ketika itu, aku sama sekali tidak mempersiapkan ujian, ya tentu hasilnya seperti ini.
Setidaknya ini jadi cambuk untuk perbaiki diri.

Minggu, 21 Desember 2014

Tentang Hikmah Sibayak

Allah yang Maha Mengetahui...

Teruntuk adinda fillah..
Hari ini merupakan hari yang luar biasa bagi kita semua.
Awalnya ingin mengukir cerita tentang perjalanan mendaki gunung sibayak, namun Allah hadiahkan kita kisah lain yang tidak bisa orang lain rasakan bahkan mengukir cerita seperti kita. Bukankah itu lebih luar biasa?

Jangan marah pada keputusan utk brgkt jam 6 pagi..
Jangan marah karena jam bocor
Jangan marah pada jalan macet
Jangan marah karena hujan
Jangan!!
Karena itu semua anugerah dan rahmat Nya..

Syukurku melebihi expektasi ...Aku mndapatkan sesuatu yg tak pernah akan kubayangkn mendapatknnya..
Saat mimpi menaiki gunung sibayak bersama kalian ternyata tidak bisa terrealisasikan, padahal ini tahun terakhir dan tak tahu apakah akan ada kesempatan untuk itu..
Aku hanya diam sejenak lalu terbayangkan nikmat-nikmat Allah hari ini. Fa bi ayyi aalaa irabbikuma tukadziban...
Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang kamu dustakan..
Pada hujan yang turun menyiram bumi ini,
Pada jalan yang kita lalui bersama,
Pada canda dan tawa hari ini,
Pada kebersamaan yang lebih lama..
Ya, ini memang lebih indah..
Saat kita menjadi satu..
Saat aku bisa menatap wajah kalian satu persatu..

Ya, ini memang lebih indah..
Saat tegang lalu terdiam,
Saat lapar kita membagi apa saja yang ada. ..
Saat aku, kamu, dan KITA...
bertekad untuk memperbanyak syukur kita..
Menambah cinta kita kepada Rabb
Dan menjadikan perjalanan ini sebaik-baik rihlah..

Disini bisa menjadi ujian akan hasil tarbiyah kita dan bisa juga tarbiyah bagi kita..
Tentang itsar, mendahulukan saudara ketika lapar..
Tentang ikhlas, menerima bahwa rencana kita hanyalah sebuah rencana dari seorang hamba.
Tentang sabar, sabar melalui setiap tantangan.
Tentang cinta, untuk menguatkan ta'liful qulub kita..karena Allah swt.

Kita belajar banyak hal hari ini..
Kita mendapatkan sesuatu yang spesial hari ini...
Great experience!!
Lihat hijaunya permadani alam ini terbentang, air mengalir di jalan, hewan-hewan, jalan terjal..SUNGGUH!! Bukankah ini pun lebih baik dari menaiki sibayak, kita semakin takjub pada penciptaan Nya..
Uhibbukum fillah..

Rabu, 22 Oktober 2014

Tanya kenapa?

Bukan sekali, tapi sudah dua kali agenda wisuda saya lewatkan..dan aku berdoa, semoga tidak ada yang ketiga kali...
Bukan aku tdk sedih, sakit...iya, sakitnya itu ketika banyak yang menanyakan...apalagi keluarga.
Bukan satu orang, banyak orang yang menanyakan, ko lama sih?
Bukan sekali, tapi berkali-kali..Tetap dgn kondisi yang sama, aku tak bisa menjawabnya...ya memang muara kesalahan semua ada pada diriku..
Aku bertekad dan berjanji untuk menebus ini. Aku harus abroad!!! Jd hafidzah!!!
Ya Rabb, saat aku gagal mungkin akn ada ksedihn dan kekecewaan pd orang tua dan keluarga tapi jadikanalh aku semakin bersemangat bukan malah mundur dan melemah. Allah....aku belum bisa lulus dalam ujian tawazun ini, semoga hamba bs lalui dan istiqomah dlm kebaikan..
Kenapa dan kenapa...biar Allah yg tau, biar aku semakin berlari, semakin sendiri, namun semakin berpegang kuat pada Ilahi...

Sabtu, 06 September 2014

Be mature and wise= you are not mature and wise indeed...

Entah ini krn halangan atau krn aku yg mmg belum juga dewasa..
Ya, syaitan pasti akan mencari celah dari mana saja....
Mungkin juga ini adalah aku yg lemah dlm mnghadapi hasutan setan itu...
Aku berontak kini, aku mencoba menjadi org yang jahat..orang yang  menunjukkan apa yang tidak disuka. Aku tak lagi mngelola, menahan, ataupun menjaga diri ini dari kemarahan ..dari kesal dan dari kejengkelan...
Aku ini kenapa????

Hu Haaaaa

Kesel se kesel2nya...astagfirullah...ya Allah, mgkn hati yang semakin keruh, hati yg smakin membatu...
Jiwa yang tak lg diliputi manisnya iman...Istiqomah yg tak dijalankan..aku memang berlaku tak dewasa, biar biar saja...daripada sesaknya disini...yang mungkin aja suatu saat membuat sesaknya akan meledak..
Aku marah...
Entah marah pada siapa...
Yang Maha Memiliki jiwa dan hati ini...
Tolong jauhkan aku dr kemarahan yang sangat...
Dari kesal yang menyakiti orang lain...
Dari hati hati yang tak lagi diliputi hangatnya iman, harumnya ukhuwah, dan lembutnya maaf..
Aku adalah si lemah, si kecil, yg mudah terombang ambing...
Aku adalah bukan siapa2 ...
Yg mungkin jejaknya tak kan diingat, tapi Allah...biar aku slalu mengingat Mu...
Biarkan aku selalu bersama Mu...agar setiap sakit dan luka yg drasa tak mmbuat hatiku smakin rapuh, smakin gelap, ataupun semakin membatu.
Aku ingin hidup dgn penuh keegoisan, tak memikirkan org...tapi siapaa aku!!??? Rasulullah yang amat mulia pun tak hidup untuk dirinya sendiri...meski Syurga sdh djamin...
Allah...aku lemah, aku tgopoh dlm sakit...jangan biarkan sakit ini bak paku yg menancap satu persatu, memberi luka dan bekas pd papan yang dtusuknya..
Biarkan aku menjadi orang yang ikhlas, orang yang Ridho...